Search

Desa Selo

Sejuta Inspirasi

Category

Dongeng

MAKAM KI AGENG SELO

 

Untitled picture

Sumber : pariwisatagrobogan.blogspot.com

Salah satu wisata yang paling terkenal di Desa  Selo adalah Makam Ki Ageng Selo. Makam ini sering dikunjungi oleh peziarah baik lokal maupun non lokal terutama saat malama sura. Bila mengunjungi Grobogan tidak lengkap rasanya jika belum berziarah ke makam ini. Makam Ki Ageng Selo terletak di Desa Selo, Kecamatan Tawangharjo,10 KM timur Purwodadi, Ibu Kota Grobogan.

Siapa sih Ki Ageng Selo? Beliau adalah tokoh yang sangat disegani dan identik dengan kesaktian di masa hidupnya. Legenda yang ada di masyarakat, KI Ageng Selo merupakan manusia yang dapat menangkap petir. Untuk lebih jelasnya bisa melihat di post sebelumnya mengenai legenda dari Ki Ageng Selo.

Ki Ageng Selo atau Kiai Ageng Ngabdurahman Selo dipercaya oleh masyarakat Jawa sebagai cikal bakal yang menurunkan raja-raja di tanah Jawa. Tradisi yang dilaksanakan di makam ini bahkan sampai sekarang masih dilanjutkan oleh raja-raja Surakarta dan Yogyakarta.

Sebelum Gerebeg Maulud, utusan dari Surakarta datang ke makam Ki Ageng Selo untuk mengambil api abadi yang menyala di dalam makam tersebut. Api dari makam ini dianggap sebagai api keramat.

Untitled picture

Sebelum memasuki kawasan makam, di depan parkir ada masjid yang biasa digunakan oleh masayarakat sekitar atau untuk acara yang diadakan. Masjid ini juga digunakan untuk sholat tasbih saat khoul Ki Ageng Selo.

Memasuki kawasan parkir kita akan disambut oleh poster yang menurut saya sangat unik. Poster ini berisi tentang himbauan dan nasihat.

3

Putihe ati ngsunliwat pepaline Ki Ageng Selo:

  1. Aja agawe angkuh
  2. Aja ladak lan aja jail
  3. Aja ati serakah
  4. Aja celimut
  5. Aja buru aleman
  6. Aja ladak, wong ladak pan gelis mati
  7. Aja ati ngawa

Pada pintu masuk makam kita bisa menemukan kegiatan rutin yang diadakan di makam Ki Ageng Selo.

4

Kegiatan Haul Ki Ageng Selo dan Peringatan Tahun Baru Jawa merupakan kegiatan yang sangat ramai didatangi baik masyarakat sekitar atau pun masyarakat luar kota.

Saat memasuki pintu, kita diwajibkan untuk mengisi daftar hadir terlebih dahulu. Pada ruangan ini juga bisa digunakan untuk istirahat bagi para peziarah.

Machine generated alternative text:
--a---
r
! . ht
?
NG
MENUIIS

Ruangan ini menyediakan pengetahuan juga mengenai silsilah dari raja-raja mataram dan raja kerajaan Islam di Jawa. Karna yang kita tahu Ki Ageng Selo dianggap sebagai bebuyut dari raja-raja Jawa.

7

Berikut adalah makan Ki Ageng Selo yang terletak di tengah-tengah yang dikelilingi pekarangan.

8

Tempat ini juga digunakan untuk berdoa para peziarah. Pintu menuju makam Ki Ageng Selo hanya dibuka di saat-saat tertentu sehingga tidak bisa setiap saat untuk dibuka.

Di sekitar makam ini terdapat lemari yang menyimpan api abadi. Api abadi ini digunakan untuk upacara-upacara tertentu dalam tradisi kesultanan.

 Machine generated alternative text:
Ã:.
I j IHiHIrh,I
, :iir

Berikut adalah salah satu kegiatan yaitu khoul Ki Ageng Selo.

9

10

Machine generated alternative text:
I

Machine generated alternative text:
‘
4dj
I
I
t 0•’
--.
,
)
r
)
I
L
\
—   :
)*: 
,., -a  ii’
-

Jejak Raja dari Ki Ageng Selo

Bersama Sejuta Inspirasi, kita akan sedikit berdongeng mengenai etnis dari ragam budaya desa Selo, kecamatan Tawangharjo. Sejarah pernah menceritakan sebuah kisah mengenai Ki Ageng Selo. Nama tersebut besar dan dewasa di desa ini, sebagai orang yang sangat dihormati oleh warga sekitar. Ki ageng selo merupakan keturunan dari raja majapahit, Brawijaya V yang menikah dengan Putri Wandan. Pernikahan mereka kemudian menurunkan dua putra yang dinamakan Bondan Kejawen dan Lembu Peteng. Salah satu putra mereka, Lambu Peteng dinikahkan dengan putri Nawangsih yang merupakan putri dari Ki Ageng Tarub dan melahirkan Ki Ageng Getas Pandawa. Dari orang besar ini lahirlah Bogus Sogom alias Syekh Abdurahman alias Ki Ageng Selo. Hingga kemudian dari Ki Ageng Selo ini akan lahir keturunan yang menjadi raja mataram hingga masa kejayaannya yaitu Panembahan Senopati.

Ki ageng selo, merupakan tokoh yang menyebarkan ajaran islam ke masyarakat, layaknya para wali songo. Bahkan ada perguruan islam yang didirikan olehnya. Salah satu murid dari perguruan tersebut merupakan calon Sultan Pajang yaitu Hadiwijaya alias Mas Karebet alias Jaka Tingkir.

Begitulah silsilahnya Ki Ageng Selo yang merupakan penurun raja-raja besar di masa lalu. Di akhir hayatnya, Ki Ageng Selo kemudian dimakamkan di desa ini, desa dengan sejuta inspirasi, yaitu Desa Selo, Kecamatan Tawangharjo Kabupaten Grobogan.

Demikian, sejuta inspirasi mengakhiri cerita untuk saat ini. Tetaplah bersama sejuta inspirasi, maka harimu akan terbanjiri warna-warna inspiratif. 🙂

 

DSC05042

#sejutainspirasi #menujumakam #KiAgengSelo

Blog at WordPress.com.

Up ↑